TULISAN MLAKU
Senin, 05 Maret 2012
Kamis, 01 Maret 2012
RUSSA
Rusa, sambar, atau menjangan (Bahasa Inggris: deer) adalah hewan mamalia pemamah biak (ruminan) yang termasuk familia Cervidae. Salah satu ciri khas rusa adalah adanya antler (tanduk rusa), dan bukan tanduk, yang merupakan pertumbuhan tulang yang berkembang setiap tahun (biasanya pada musim panas) terutama pada rusa jantan (walaupun ada beberapa pengecualian). Ada sekitar 34 spesies rusa di seluruh dunia yang terbagi menjadi dua kelompok besar: kelompok rusa dunia lama yang termasuk subfamilia Muntiacinae dan Cervinae; serta kelompok rusa dunia baru, Hydropotinae dan Odocoilinae.
engamatan terhadap satwa liar di habitat alaminya memerlukan bantuan kamera trap untuk mendapatkan gambar aktivitas satwa tersebut. Faktor keliaran satwa Rusa Bawean di alam yang tinggi menyebabkan metode kamera trap tidak berfungsi maksimal. Tampak di atas adalah salah satu gambar Rusa Bawean di habitat semi alami di Kebun Binatang Surabaya.
Identifikasi Rusa Indonesia
Empat jenis rusa asli Indonesia terdiri dari Sambar, Rusa Timor, Rusa Bawean, dan Kijang. Berdasarkan struktur tubuhnya, Sambar memiliki ukuran yang paling besar diikuti Rusa Timor dan Rusa Bawean. Sementara Kijang merupakan jenis yang paling kecil.
Rusa timor
RUSA TIMOR (Cervus timorensis)
Sub spesies : Rusa Jawa (Cervus timorensis russa)
Sub spesies : Rusa Jawa (Cervus timorensis russa)
Rusa Timor jantan dewasa di Penangkaran Kulon Progo
A. Biologi Rusa Jawa
1. Klasifikasi
Rusa Jawa (Cervus timorensis russa) diklasifilasikan oleh Schroder (Nugroho, 1992) sebagai berikut :
Phyllum : Vertebrata
Sub phyllum : Chordata
Class : Mammalia
Ordo : Artiodactyla
Familia : Cervidae
Genus : Cervus
Species : Cervus timorensis (Blainville, 1822)
Sub species : Cervus timorensis russa (Mul.&Schl., 1844)
(Ind = Rusa Jawa)
Rusa Jawa (Cervus timorensis russa) diklasifilasikan oleh Schroder (Nugroho, 1992) sebagai berikut :
Phyllum : Vertebrata
Sub phyllum : Chordata
Class : Mammalia
Ordo : Artiodactyla
Familia : Cervidae
Genus : Cervus
Species : Cervus timorensis (Blainville, 1822)
Sub species : Cervus timorensis russa (Mul.&Schl., 1844)
(Ind = Rusa Jawa)
2. Deskripsi Morfologi
Jenis Cervus timorensis, menurut Dradjat (2002a), memiliki bulu coklat dengan warna bagian bawah perut dan ekor berwarna putih. Hewan jantan relatif lebih besar dibandingkan dengan betinanya. Tinggi badannya antara 91-102 cm dengan berat badan 103-155 kg, lebih kecil bila dibandingkan dengan Sambar (Cervus unicolor). Rusa jantan mempunyai tanduk yang bercabang. Tanduk akan tumbuh pertama kali pada anak jantan umur 8 bulan. Setelah dewasa, ranggah menjadi sempurna yang ditandai dengan terdapatnya 3 ujung runcing.
3. Penyebaran
Cervus timorensis tersebar alami hampir di seluruh kepulauan Indonesia kecuali di Sumatera, Kalimantan, dan Irian Jaya. Namun kemudian dimasukkan ke pulau-pulau tersebut yaitu pada tahun 1680 (Kalimantan), tahun 1855 (Pulau Aru), tahun 1913 dan 1920 (Kalimantan) (Anonim, 1978). Oleh karena rusa mampu beradaptasi dengan baik, maka dapat berkembang biak di tempat barunya tersebut.
Veevers-Carter (1979) mengemukakan bahwa Cervus timorensis tidak ditemukan secara endemik di luar Indonesia, namun telah dimasukkan dalam jumlah yang besar ke New Zaeland, Australia, dan W. Indian Ocean Is.
Menurut Semiadi (2002), dominasi rusa tropik Indonesia adalah Cervus timorensis, dengan sebaran yang sangat luas dari bagian barat hingga timur Indonesia. Whitehead (Schroder dalam Nugroho, 1992; Semiadi, 2002) membagi jenis Cervus timorensis menjadi 8 sub species berdasarkan daerah persebarannya, yaitu:
• Cervus timorensis russa (Mul.&Schl., 1844) di P. Jawa
• Cervus timorensis florensis (Heude, 1896) di P. Lombok dan P. Flores
• Cervus timorensis timorensis (Martens, 1936) di P. Timor, P. Rate, P. Semau, P. Kambing, P. Alor, dan P. Pantai
• Cervus timorensis djonga (Bemmel, 1949) di P. Muna dan P. Buton
• Cervus timorensis molucensis (Q.&G.,1896) di Kep. Maluku, P. Halmahera, P. Banda, dan P. Seram
• Cervus timorensis macassaricus (Heude, 1896) di P. Sulawesi
• Cervus timorensis renschi (Sody, 1933)
• Cervus timorensis laronesietes (Bemmel, 1949)
Veevers-Carter (1979) mengemukakan bahwa Cervus timorensis tidak ditemukan secara endemik di luar Indonesia, namun telah dimasukkan dalam jumlah yang besar ke New Zaeland, Australia, dan W. Indian Ocean Is.
Menurut Semiadi (2002), dominasi rusa tropik Indonesia adalah Cervus timorensis, dengan sebaran yang sangat luas dari bagian barat hingga timur Indonesia. Whitehead (Schroder dalam Nugroho, 1992; Semiadi, 2002) membagi jenis Cervus timorensis menjadi 8 sub species berdasarkan daerah persebarannya, yaitu:
• Cervus timorensis russa (Mul.&Schl., 1844) di P. Jawa
• Cervus timorensis florensis (Heude, 1896) di P. Lombok dan P. Flores
• Cervus timorensis timorensis (Martens, 1936) di P. Timor, P. Rate, P. Semau, P. Kambing, P. Alor, dan P. Pantai
• Cervus timorensis djonga (Bemmel, 1949) di P. Muna dan P. Buton
• Cervus timorensis molucensis (Q.&G.,1896) di Kep. Maluku, P. Halmahera, P. Banda, dan P. Seram
• Cervus timorensis macassaricus (Heude, 1896) di P. Sulawesi
• Cervus timorensis renschi (Sody, 1933)
• Cervus timorensis laronesietes (Bemmel, 1949)
4. Aktivitas
Rusa memiliki aktivitas pergerakan dan penjelajahan yang terpengaruh oleh 2 aspek, yaitu rutinitas harian yang berkaitan dengan mencari makanan, air, dan tempat istirahat yang sesuai, dan aspek musiman yang berkaitan dengan iklim setempat (Trippensee, 1948). Selanjutnya Trippensee (1948) menjelaskan bahwa pada suatu saat rusa dapat bergerak aktif dengan menempuh perjalanan yang sangat jauh, namun pada kondisi iklim yang buruk rusa akan bergerak sangat terbatas.
Jenis Cervus timorensis merupakan hewan yang dapat aktif di siang hari (diurnal) maupun di malam hari (nokturnal), tergantung pada kondisi lingkungannya (Anonim, 1978). Dilaporkan oleh Garsetiasih (1996) bahwa aktivitas puncak Cervus timorensis di Taman Wisata Alam Pulau Menipo Nusa Tenggara Timur adalah pada pagi hari pukul 06.00-09.00 dan pada sore hari pukul 16.00-18.00. Aktivitas tersebut meliputi istirahat, makan, dan bergerak.
Rusa memiliki aktivitas pergerakan dan penjelajahan yang terpengaruh oleh 2 aspek, yaitu rutinitas harian yang berkaitan dengan mencari makanan, air, dan tempat istirahat yang sesuai, dan aspek musiman yang berkaitan dengan iklim setempat (Trippensee, 1948). Selanjutnya Trippensee (1948) menjelaskan bahwa pada suatu saat rusa dapat bergerak aktif dengan menempuh perjalanan yang sangat jauh, namun pada kondisi iklim yang buruk rusa akan bergerak sangat terbatas.
Jenis Cervus timorensis merupakan hewan yang dapat aktif di siang hari (diurnal) maupun di malam hari (nokturnal), tergantung pada kondisi lingkungannya (Anonim, 1978). Dilaporkan oleh Garsetiasih (1996) bahwa aktivitas puncak Cervus timorensis di Taman Wisata Alam Pulau Menipo Nusa Tenggara Timur adalah pada pagi hari pukul 06.00-09.00 dan pada sore hari pukul 16.00-18.00. Aktivitas tersebut meliputi istirahat, makan, dan bergerak.
B. Home Range
Menurut Dasmann (1981), ukuran home range rusa berbeda-beda tergantung ketersediaan makanan, penutupan (cover), air, dan hal-hal penting lain. Trippensee (1948) melaporkan bahwa di Wisconsin Tengah (salah satu negara bagian Amerika Serikat), yang memiliki 2 tipe hutan, yaitu semak-semak cemara (pine thickets) dan campuran (pine and oaks), memiliki daerah rata-rata pemusatan rusa (deer concentration) 380 acres (0,15 ha) dengan home range 50-2.600 acres (0,02-1,05 ha). Sementara itu di Inggris, home range Rusa Roe di hutan adalah 5-15 ha, Rusa Fallow jantan 50-250 ha, dan Rusa Fallow betina 50-90 ha (Hinge dalam Putman, 1988).
C. Habitat
Satwa liar menempati habitat sesuai dengan lingkungan yang diperlukan untuk mendukung kehidupannya. Oleh karena itu, habitat suatu jenis satwa liar belum tentu sesuai untuk jenis lain (Alikodra, 1990). Habitat suatu jenis satwa liar mengandung suatu sistem yang terbentuk dari interaksi antar komponen fisik dan biotik. Sistem tersebut dapat mengendalikan kehidupan satwa liar yang hidup di dalamnya (Alikodra, 1990).
Shaw (Nugroho, 1992) menjelaskan bahwa komponen habitat yang mengendalikan kehidupan satwa liar terbagi dalam 4 hal sebagai berikut:
1. Pakan (food)
Pakan merupakan komponen habitat yang paling nyata. Ketersediaan pakan berhubungan erat dengan perubahan musim terutama di daerah temperate dan kutub. Tiap jenis satwa mempunyai kesukaan untuk memilih pakannya. Kesukaan pakan ini berhubungan dengan palatabilitas dan selera.
2. Pelindung (cover)
Pelindung diartikan sebagai segala tempat dalam habitat yang mampu memberikan perlindungan dari cuaca, predator atau kondisi yang lebih baik dan menguntungkan.
3. Air (water)
Air dibutuhkan dalam proses metabolisme tubuh satwa. Kebutuhan satwa akan air bervariasi, ada yang tergantung air dan ada yang tidak. Ketersediaan air akan mengubah kondisi habitat sehingga langsung atau tidak langsung akan mempengaruhi kehidupan satwa.
4. Ruang (space)
Individu-individu satwa membutuhkan variasi ruang untuk mendapatkan cukup pakan, pelindung, air, dan tempat untuk kawin. Besarnya ruang tergantung ukuran populasi. Ukuran populasi tergantung besarnya satwa, jenis pakan, produktivitas, dan keragaman habitat.
Shaw (Nugroho, 1992) menjelaskan bahwa komponen habitat yang mengendalikan kehidupan satwa liar terbagi dalam 4 hal sebagai berikut:
1. Pakan (food)
Pakan merupakan komponen habitat yang paling nyata. Ketersediaan pakan berhubungan erat dengan perubahan musim terutama di daerah temperate dan kutub. Tiap jenis satwa mempunyai kesukaan untuk memilih pakannya. Kesukaan pakan ini berhubungan dengan palatabilitas dan selera.
2. Pelindung (cover)
Pelindung diartikan sebagai segala tempat dalam habitat yang mampu memberikan perlindungan dari cuaca, predator atau kondisi yang lebih baik dan menguntungkan.
3. Air (water)
Air dibutuhkan dalam proses metabolisme tubuh satwa. Kebutuhan satwa akan air bervariasi, ada yang tergantung air dan ada yang tidak. Ketersediaan air akan mengubah kondisi habitat sehingga langsung atau tidak langsung akan mempengaruhi kehidupan satwa.
4. Ruang (space)
Individu-individu satwa membutuhkan variasi ruang untuk mendapatkan cukup pakan, pelindung, air, dan tempat untuk kawin. Besarnya ruang tergantung ukuran populasi. Ukuran populasi tergantung besarnya satwa, jenis pakan, produktivitas, dan keragaman habitat.
Rusa Jawa memiliki tipe habitat berupa hutan dataran terbuka, padang rumput, dan savana dengan ketinggian hingga 2.600 dpl (Anonim, 1978). Menurut Dradjat (2002a), selain padang rumput, rusa juga membutuhkan semak-semak untuk berlindung, pepohonan untuk berteduh, dan adanya persediaan air untuk mencukupi kebutuhan minum. Rusa juga memanfaatkan kawasan dengan kerapatan tumbuhan yang relatif tinggi seperti di sekitar sungai atau anak sungai (Djuwantoko, 2003). Pada kondisi tertentu, rusa dapat hidup di daerah yang dihuni manusia, seperti rusa liar yang hidup di perkebunan kelapa di Maluku (Dradjat, 2002a).
D. Pakan
Rusa termasuk hewan pemamah biak (ruminant) yang makanannya adalah daun-daunan (vagetable materials) dan berbagai macam buah-buahan yang dapat dimakan (Trippensee, 1948). Sebagaimana hewan pemamah biak lainnya, rusa makan rumput di padang rumput (grazing), makan daun-daunan semak di hutan (browsing), dan makan jamur yang tumbuh di bawah pohon (Dradjat, 2002a).
Rusa makan dari bagian tumbuhan mulai dari pucuk kemudian daun muda, daun tua, dan batang muda. Sulisetyawan (1996) melaporkan bahwa jenis dan bagian tumbuhan yang dimakan rusa di Taman Nasional Wasur Irian Jaya seperti terlihat pada Tabel 1.
Tabel 1. Jenis-jenis tumbuhan pakan Rusa Jawa dan bagian-bagian yang dimakan di Taman Nasional Wasur Irian Jaya.
Rusa makan dari bagian tumbuhan mulai dari pucuk kemudian daun muda, daun tua, dan batang muda. Sulisetyawan (1996) melaporkan bahwa jenis dan bagian tumbuhan yang dimakan rusa di Taman Nasional Wasur Irian Jaya seperti terlihat pada Tabel 1.
Tabel 1. Jenis-jenis tumbuhan pakan Rusa Jawa dan bagian-bagian yang dimakan di Taman Nasional Wasur Irian Jaya.
No Nama spesies Familia Bag. yg. Dimakan Habitat
1. Melodorum latifolium Annonaceae Buah Hutan monsoon
2. Dillenia allata Dilleniaceae Daun muda Hutan terbuka
3. Flagellaria indica Flagellariaceae Daun muda Hutan monsoon
4. Andropogon contortus Gramineae Daun Padang rumput
5. Chrysopogon aciculatus Gramineae Daun Padang rumput
6. Eragrositis brownii Gramineae Daun Padang rumput
7. Hymenachne amplexicaulis Gramineae Daun Padang rumput
8. Imperata cylindrica Gramineae Daun Padang rumput
9. Pseudoraphis spinescens Gramineae Daun Padang rumput
10. Phragmites karka Gramineae Kuncup Padang rumput
11. Paspalum conjugatum Gramineae Daun Padang rumput
12. Acacia auriculiformis Leguminosae Kuncup Hutan terbuka
13. Ficus benjamina Moraceae Buah Hutan monsoon
14. Nymphaea indica Nymphacaceae Kuncup Kali dan rawa
15. Nymphaea violacea Nymphacaceae Kuncup Kali dan rawa
16. Nauclea orientalis Rubiaceae Kuncup Hutan terbuka
17. Corypha elata Rubiaceae Daun muda Hutan terbuka
18. Equisetum sp. Equisetaceae – Padang rumput
19. Cyperus rotundus Cyperaceae – Padang rumput
20. Rotthoelia sp. Gramineae – Padang rumput
21. Sporablus sp. Gramineae – Padang rumput
22. Themeda sp. Gramineae – Padang rumput
23. Oldenlandia diffusa Rubiaceae – Hutan terbuka
1. Melodorum latifolium Annonaceae Buah Hutan monsoon
2. Dillenia allata Dilleniaceae Daun muda Hutan terbuka
3. Flagellaria indica Flagellariaceae Daun muda Hutan monsoon
4. Andropogon contortus Gramineae Daun Padang rumput
5. Chrysopogon aciculatus Gramineae Daun Padang rumput
6. Eragrositis brownii Gramineae Daun Padang rumput
7. Hymenachne amplexicaulis Gramineae Daun Padang rumput
8. Imperata cylindrica Gramineae Daun Padang rumput
9. Pseudoraphis spinescens Gramineae Daun Padang rumput
10. Phragmites karka Gramineae Kuncup Padang rumput
11. Paspalum conjugatum Gramineae Daun Padang rumput
12. Acacia auriculiformis Leguminosae Kuncup Hutan terbuka
13. Ficus benjamina Moraceae Buah Hutan monsoon
14. Nymphaea indica Nymphacaceae Kuncup Kali dan rawa
15. Nymphaea violacea Nymphacaceae Kuncup Kali dan rawa
16. Nauclea orientalis Rubiaceae Kuncup Hutan terbuka
17. Corypha elata Rubiaceae Daun muda Hutan terbuka
18. Equisetum sp. Equisetaceae – Padang rumput
19. Cyperus rotundus Cyperaceae – Padang rumput
20. Rotthoelia sp. Gramineae – Padang rumput
21. Sporablus sp. Gramineae – Padang rumput
22. Themeda sp. Gramineae – Padang rumput
23. Oldenlandia diffusa Rubiaceae – Hutan terbuka
Terdapat 23 jenis tumbuhan yang dimakan rusa, terdiri atas 12 familia. Jenis-jenis tumbuhan dari Familia Gramineae terlihat mendominasi daftar tumbuhan yang dimakan rusa. Bagian-bagian tumbuhan yang dimakan antara lain pucuk, daun, kuncup, dan buah. Rusa Jawa memakan berbagai jenis tumbuhan tersebut pada empat tipe habitat yang ada, antara lain: hutan monsoon, hutan terbuka, padang rumput, serta kali dan rawa.
Di Taman Nasional Baluran Jawa Timur, Rusa Jawa memakan beberapa jenis tumbuhan, antara lain: Dichantium caricosum, Heteropogon contortus, Oplismenus burmanii, Roettboellia exaltata, Themeda trianda, Schlerachne punctata, Cyperus rotundus, Grewia eriocarpa, Schleichera oleosa, Thespesia lampas, Flacourtia indica (Anonim, 1993).
Selain makan, rusa membutuhkan minum dalam jumlah yang relatif banyak. Bila cuaca kering dan udara panas, rusa membutuhkan minum sampai 0,5 galon/hari/ekor (Dradjat, 2002). Pada kondisi itu pula rusa sering berkubang. Dradjat (2002) juga menjelaskan bahwa rusa juga pandai berenang sehingga sungai bukan merupakan penghalang bagi rusa.
Menurut Djuwantoko (2003), rusa yang hidup di alam akan mendapatkan air dari sumber air permukaan, seperti air sungai, danau, waduk, parit, atau mata air. Kemungkinan lain, mereka akan mendapatkan air dari embun atau memakan pakan yang mengandung banyak air.
Di Taman Nasional Baluran Jawa Timur, Rusa Jawa memakan beberapa jenis tumbuhan, antara lain: Dichantium caricosum, Heteropogon contortus, Oplismenus burmanii, Roettboellia exaltata, Themeda trianda, Schlerachne punctata, Cyperus rotundus, Grewia eriocarpa, Schleichera oleosa, Thespesia lampas, Flacourtia indica (Anonim, 1993).
Selain makan, rusa membutuhkan minum dalam jumlah yang relatif banyak. Bila cuaca kering dan udara panas, rusa membutuhkan minum sampai 0,5 galon/hari/ekor (Dradjat, 2002). Pada kondisi itu pula rusa sering berkubang. Dradjat (2002) juga menjelaskan bahwa rusa juga pandai berenang sehingga sungai bukan merupakan penghalang bagi rusa.
Menurut Djuwantoko (2003), rusa yang hidup di alam akan mendapatkan air dari sumber air permukaan, seperti air sungai, danau, waduk, parit, atau mata air. Kemungkinan lain, mereka akan mendapatkan air dari embun atau memakan pakan yang mengandung banyak air.

BAWEAN DEER (Axis kuhlii)
Rusa Bawean (Axis kuhlii) merupakan satwa endemik asli Pulau Bawean yang populasinya semakin menurun akibat perubahan habitat oleh aktivitas manusia. Kerusakan kawasan hutan akan menyebabkan hilangnya habitat alami bagi berbagai jenis satwa yang hidup dan berkembang di dalamnya. Komponen-komponen habitat berupa pakan, peneduh, ruang, air, tanah, dan faktor lingkungan menjadi faktor pembatas bagi kehidupan satwa. Sementara itu, keterpaduan antara komponen habitat menjadi penyeimbang kelanjutan pertumbuhan populasi. Pengetahuan tentang habitat menjadi dasar dalam menentukan pengelolaan suatu jenis satwa. Oleh karena itu diperlukan studi yang komprehensif mengenai habitat dan populasi Rusa Bawean.
Kajian dilakukan dengan pengamatan terhadap berbagai komponen habitat secara langsung dan tidak langsung di lapangan. Tipe habitat dianalisis dengan mengidentifikasi struktur dan komposisi vegetasi menggunakan metode sampling protokol. Pengamatan terhadap sumber pakan dilakukan dengan melihat kondisi daun pakan dan metode faecal analysis. Kualitas pakan dianalisis dengan proximat analysis. Produksi dan produktivitas pakan ditentukan dengan menggunakan petak ukur permanen. Sementara itu, sumber peneduh, ruang, dan efek tepi diidentifikasi secara deskriptif berdasarkan kondisi aktual di lapangan. Sumber-sumber air dideskripsikan dan dianalisis di laboratorium untuk mengetahui kualitasnya. Analisis spatial diversity dilakukan untuk mengetahui keterkaitan antar tipe habitat. Populasi diamati mengenai daerah jelajah dan karakter populasinya secara langsung dan studi pustaka.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa populasi Rusa Bawean masih terkonsentrasi pada tiga daerah, Pulau Tanjung Cina, Hutan Gunung Besar dan Hutan Gunung Mas. Tipe-tipe habitat yang disukai berturut-turut adalah hutan sekunder, hutan primer, hutan jati bersemak, dan hutan campuran. Sumber pakan masih melimpah dengan kandungan gizi yang cukup bagi kesejahteraan populasi. Sumber air melimpah dan cukup bagi kebutuhan hidup Rusa Bawean. Namun, keadaan populasi yang terpecah dalam kawasan yang sempit menyebabkan terbatasnya transfer genetik hingga menekan pertumbuhan populasi. Hal ini terbukti dengan karakter populasi di beberapa daerah yang menuju ke arah regressive population.
Kajian dilakukan dengan pengamatan terhadap berbagai komponen habitat secara langsung dan tidak langsung di lapangan. Tipe habitat dianalisis dengan mengidentifikasi struktur dan komposisi vegetasi menggunakan metode sampling protokol. Pengamatan terhadap sumber pakan dilakukan dengan melihat kondisi daun pakan dan metode faecal analysis. Kualitas pakan dianalisis dengan proximat analysis. Produksi dan produktivitas pakan ditentukan dengan menggunakan petak ukur permanen. Sementara itu, sumber peneduh, ruang, dan efek tepi diidentifikasi secara deskriptif berdasarkan kondisi aktual di lapangan. Sumber-sumber air dideskripsikan dan dianalisis di laboratorium untuk mengetahui kualitasnya. Analisis spatial diversity dilakukan untuk mengetahui keterkaitan antar tipe habitat. Populasi diamati mengenai daerah jelajah dan karakter populasinya secara langsung dan studi pustaka.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa populasi Rusa Bawean masih terkonsentrasi pada tiga daerah, Pulau Tanjung Cina, Hutan Gunung Besar dan Hutan Gunung Mas. Tipe-tipe habitat yang disukai berturut-turut adalah hutan sekunder, hutan primer, hutan jati bersemak, dan hutan campuran. Sumber pakan masih melimpah dengan kandungan gizi yang cukup bagi kesejahteraan populasi. Sumber air melimpah dan cukup bagi kebutuhan hidup Rusa Bawean. Namun, keadaan populasi yang terpecah dalam kawasan yang sempit menyebabkan terbatasnya transfer genetik hingga menekan pertumbuhan populasi. Hal ini terbukti dengan karakter populasi di beberapa daerah yang menuju ke arah regressive population.
pemecahan masalah untuk SERVER TIDAK DITEMUKAN
Kesalahan sambungan (connection error)
Pesan yang menunjukkan adanya masalah pada sambungan:
- Unable to connect (Tidak dapat tersambung)
- Server not found (Server tidak ditemukan)
Jika Anda berulang kali mendapatkan pesan ini, periksa sambungan Internet Anda. Jika Anda tersambung dengan jaringan nirkabel (wireless), pastikan Anda tersambung ke titik akses (access point) terdekat dengan sinyal yang cukup kuat.
Jika Anda mengalami salah satu dari masalah di bawah ini ketika membuka semua situs web, silakan baca artikel berikut:
- Firefox tidak dapat membuka situs web tetapi program lainnya bisa - jika Anda bisa membuka situs web melalui program peramban lain selain Firefox.
- Tidak ada program yang bisa membuka situs web - jika Anda tidak bisa membuka situs web apapun dengan program apapun.
- Tidak dapat tersambung setelah memutakhirkan Firefox - jika Anda mengalami masalah sambungan setelah memutakhirkan Firefox.
Kesalahan memuat situs aman (secure site)
Jika Anda mendapatkan pesan kesalahan saat mencoba mengakses situs web melalui sambungan aman (HTTPS), silakan baca artikel di bawah ini yang sesuai dengan pesan yang Anda dapatkan:
Sambungan terputus, terganggu atau di-reset
Kesalahan berikut dapat terjadi ketika situs web yang Anda kunjungi sedang bermasalah:
- The connection was interrupted (Sambungan terputus)
- The connection was reset (Sambungan diputus)
- The connection has timed out (Tenggang waktu tersambung habis)
- Pada bagian atas jendela Firefox, klik pada menu Tools dan pilih item Clear Recent History....
- Pada pilihan menurun Time Range to clear:, pilih Everything.
- Klik pada tanda panah di sebelah Details untuk menampilkan item-item yang akan dibersihkan.
- Centang item Cookies dan Cache.
- Klik Clear Now.
Kesalahan proxy
Pesan kesalahan yang menunjukkan masalah pada proxy:
- The proxy server is refusing connections (Server proxy menolak sambungan)
- Unable to find the proxy server (Tidak dapat menemukan server proxy)
- Pada bagian atas jendela Firefox, klik pada menu Tools dan pilih item Options....
- Pilih panel Advanced.
- Pilih tab Network.
- Pada bagian Connection, klik Settings….
- Ubah pengaturan proxy Anda:
- Jika Anda tersambung ke Internet tanpa melewati proxy, atau tidak tahu apakah Anda tersambung lewat proxy, pilih No Proxy.
- Jika Anda tersambung ke Internet melewati proxy, bandingkan pengaturan Firefox dengan program peramban lainnya (Misalnya, untuk Internet Explorer, silakan baca petunjuk pengaturan proxy dari Microsoft).
- Tutup jendela Connection Settings.
- Klik OK untuk menutup jendela Options
Kesalahan situs web nakal (malicious website)
Jika Anda mendapatkan salah satu pesan di bawah ini, Firefox telah memblokir akses ke situs web yang sedang Anda coba kunjungi, untuk melindungi Anda dari ''malware'' atau pemalsuan/pengelabuan web (''phishing'').
- Suspected Attack Site! (Tersangka Situs Penyerang)
- Suspected Web Forgery! (Tersangka Pemalsuan Web)
Pesan kesalahan lainnya
Offline mode (Mode luring)
Sistem operasi komputer Anda akan memberitahu Firefox apakah sedang tersambung ke Internet atau tidak. Jika sistem operasi melaporkan bahwa komputer tidak tersambung ke Internet, Firefox akan berganti ke mode luring. Jika ternyata Anda sedang tersambung tetapi Anda masih mendapatkan pesan ini:
- Pada bilah menu klik menu File dan pilih Work Offline.
The page isn't redirecting properly (Halaman tidak teralihkan dengan benar)
Masalah ini bisa disebabkan oleh cookie:
- Silakan baca Situs web menjelaskan bahwa cookie diblokir.
File not found (Berkas tidak ditemukan)
Jika Anda mendapatkan pesan kesalahan ini ketika Anda sedang membuka berkas lokal (pada komputer Anda, dengan awalan file:// URL), lokasi (path) berkas/folder yang Anda ingin buka mungkin salah atau tidak dapat diakses, silakan periksa lagi lokasinya.Jika Anda mendapatkan pesan kesalahan ini ketika mencoba mengakses situs web, silakan baca:
Content Encoding Error (Kesalahan Pengodean Isi)
Pesan kesalahan berikut menunjukkan masalah pada pengodean isi:
- Content Encoding Error (Kesalahan Pengodean Isi)
- The page you are trying to view cannot be shown because it uses an invalid or unsupported form of compression__ (Halaman yang ingin dibuka tidak bisa ditampilkan karena menggunakan format kompresi yang tidak didukung atau tidak dikenali)
- Periksa pengaturan aplikasi keamanan Internet yang Anda gunakan (termasuk di antaranya firewall, program anti-virus atau anti-spyware). Anda harus menonaktifkan atau membuang hak akses (permission) yang terkait dengan Firefox pada aplikasi tersebut. Untuk langkah-langkah beberapa program tertentu, silakan baca tentang Firewall.
- Ikuti langkah-langkah standar untuk mengatasi masalah.
This address is restricted (Penggunaan alamat ini telah dibatasi)
Pesan kesalahan ini muncul ketika Anda mencoba tersambung ke server web melalui port yang penggunaanya diperuntukkan untuk aplikasi lain.
Jika alamat web (URL) yang ingin dikunjungi mengandung karakter titik dua (colon) dan diikuti dengan angka (misalnya, http://domain.id:23), coba buang karakter titik dua dan angka tersebut (misalnya, http://domain.tld) atau menggantinya dengan :80 (misalnya, http://domain.tld:80).
Jika dengan menentukan port yang berbeda tidak juga mengatasi masalah, kemungkinan besar alamat web-nya yang salah.Masalah lainnya
- Tidak bisa masuk log ke situs web. Anda mungkin mendapatkan pesan kesalahan seperti Kami gagal memroses permintaan masuk log Anda atau Telah terjadi kesalahan yang tidak dikenali ketika Anda berusaha untuk masuk log ke situs web dengan nama pengguna dan kata sandi Anda, atau aksi masuk log gagal tanpa pesan.
Artikel ini bersumber dari artikel SUMO: Error loading web sites
(奈良シカマル)
| Shikamaru Nara (奈良シカマル) | |
|---|---|
| Karakter dalam manga Naruto | |
| Debut: | manga chapter 34 anime episode 1 |
| Pengisi suara (versi bahasa Jepang): | Shotaro Morikubo Nobutoshi Canna (episode 141 ke atas) |
| Profil | |
| Desa asal: | |
| Jenis kelamin: | Pria |
| Tingkatan ninja: | Part I: Genin Part II: Chuunin |
| Hari ulang tahun: | 22 September |
| Umur: | Part I: 12-13 Part II: 15-16 |
| Golongan darah: | AB |
| Warna mata: | Hitam |
| Warna rambut: | Hitam |
| Berat badan: | Part I: 42 kg Part II: 53,4 kg |
| Tinggi badan: | Part I: 150-152 cm Part II: 170 cm |
| Klan: | Nara |
| Keluarga | |
| Ayah: | Shikaku Nara |
| Ibu: | Yoshino Nara |
| Rekan | |
| Tim: | Tim Asuma Tim Pencarian Sasuke Nijuu Shoutai |
| Guru/pembimbing: | Asuma Sarutobi |
| Sahabat: | Naruto Uzumaki, Asuma Sarutobi, Choji Akimichi, Ino Yamanaka |
| Keahlian | |
| Jutsu: | . Formasi Ino-Shika-Chō . Kagemane no Jutsu . Kagemane Shuriken no Jutsu . Kage Nui no Jutsu . Kage Kubi Shibari no Jutsu . Kageyose no Jutsu |
Daftar isi[sembunyikan] |
Shikamaru adalah seorang anak dari klan Nara yang seangkatan dengan Naruto. Dia sangat pemalas, tetapi baik hati. Dia bersama Naruto, Kiba, dan Chouji sering ditegur oleh guru Iruka Umino. Sesungguhnya Shikamaru adalah anak yang pintar. Tingkat kecerdasannya (IQ) mampu mencapai 200. Kekurangannya adalah gemar tidur siang sambil memandangi awan daripada berlatih ninjutsu. Chouji bahkan berkata bahwa Shikamaru bisa saja melebihi Sasuke.
Setelah lulus dari akademi, dia satu kelompok bersama Chouji dan Ino di bawah bimbingan Asuma. Dia menyebut dirinya sendiri sebagai "penakut nomor satu" dan "paling jago melarikan diri," padahal dia hanya tidak ingin menggunakan kekuatannya dan malas berurusan dengan orang, apalagi mempertaruhkan nyawa. Shikamaru tidak mempunyai cita-cita yang tinggi, dia hanya ingin menjadi ninja biasa. Ia berharap agar menikah dengan perempuan yang tidak cantik tetapi juga tidak jelek, lalu punya dua orang anak. Ia juga berharap agar anak pertamanya berjenis kelamin perempuan, sedangkan anak keduanya laki-laki. Dan ia berencana setelah anak pertamanya menikah, dia akan pensiun dari dunia ninja untuk terjun ke bidang pertanian.
Di Ujian Chuunin, dia bertemu dengan Temari. Walaupun begitu, sepertinya terjalin hubungan aneh di antara keduanya. Ia pernah mengatakan bahwa Temari adalah gadis yang manis saat misi pengejaran Sasuke. Sebagai pemimpin tim, dia sangatlah cocok karena dapat berpikir cepat dan logis. Kelebihannya satu ini seringkali menyelamatkan dirinya dan teman-temannya dari kematian. Dia juga sangat menggemari shogi, dan acap kali menang bermain melawan Asuma. Dia adalah satu-satunya shinobi yang naik menjadi chuunin di ujian kali ini.
[sunting] Karakteristik
Shikamaru berambut lurus dan diikat keatas, seperti samurai. Rambutnya hitam dan bagian dahinya dibiarkan terbuka.memakai anting dikedua telinganya. Pelindung kepala yang dipasang di lengan bagian kirinya. Wajahnya sangat mencirikan dirinya, pemalas dan cuek. Setelah ujian chuunin, dia mengenakan jaket pelindung dari desa sebagai pengganti jaketnya yang lama. Dia mengenakan celana 3/4 berwarna hijau. Setelah naruto II, dia mengenakan baju lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam. Dia tidak begitu tinggi, hampir seperti Naruto.Kemampuan
Shikamaru memiliki kelebihan di bidang strategi dan taktik. Hal ini tak lain karena dia memiliki IQ diatas 200 (genius). Kecerdasannya hanya bisa dilampaui oleh Kakashi. Bahkan Kakashi pun dibuat heran dengan kecepatannya dalam menyusun strategi. Kegeniusannya Shikamaru dibuktikan ketika dia berhasil menjebak Temari, Tayuya, bahkan anggota Akatsuki yang terkenal hebat dan sadis,Hidan dan Kakuzu. Meski kekuatan /chakra yang dimilikinya tidak sekuat teman-temannya, namun dengan kecerdasannya dia bisa membalikkan keadaan genting seperti apapun menjadi kemenangan gemilang. Ini juga didukung kemampuan klannya yaitu mengendalikan bayangan. Dengan kemampuannya ini dia bisa menjebak musuh masuk ke perangkapnya dengan kecerdasannya. Hanya saja dia kurang berlatih, lebih tepatnya malas, sehingga kemampuannya sebagai shinobi tidak sehebat naruto atau neji, hanya saja, ia selalu melatih kemampuan menyusun strateginya melalui Shogi, atau catur Jepang bersama Asuma yang mengaku selalu kalah, walaupun saat ini Shikamaru bermain dengan Shikaku, ayahnya.Naruto
Ujian Chuunin
Shikamaru dan rekan setimnya melaksanakan ujian ini dengan tenang, sampai akhirnya masuk ke babak selanjutnya. Di dalam hutan, mereka hanya menghidar dan menghindar dari tim-tim lainnya. Tetapi mereka kurang beruntung, mereka bertemu dengan tim Baki dari Sunagakure. Untungnya, mereka berhasil lolos karena Kankuro mencegah gaara membunuh mereka. Setelah berhasil sampai ke menara, mereka dihadapkan pada pertarungan acak satu lawan satu. Shikamaru kebagian melawan Kin Tsuchi dari desa Oto dan mengalahkannya dengan cerdik dan menunjukkan kemampuan otaknya.Memasuki babak utama, dia bertarung melawan Temari. Dia sempat kesulitan menghadapi serbuan angin dari kipasnya. Shikamaru lalu bersembunyi dibalik pepohonan dan mula menyusun strategi. mula-mula dia akan menunggu matahari terbenam dan memanjangkan bayangannya. Temari yang mengetahui hal ini mundur, tetapi dikejutkan dengan parasut buatan shikamaru yang bisa memanjangkan lagi bayangannya. Temari lalu mundur kembali, tetapi dibelakangnya ada lubang yang dimanfaatkan shikamaru untuk menjebaknya dengan kagemane no jutsu. tetapi secara mengejutkan dia mundur dari pertarungan karena menurutnya dia sudah memikirkan 200 langkah ke depan dan masih tidak menemukan celah untuk mengalahkan temari bahkan dia mengalah karena dia bilang sepertinya dia kehabisan waktu. Meski kalah dia mendapat aplaus meriah dari penonton.
Ketika shinobi suna memulai penyerbuaan, shikamaru ditugasi mengejar gaara dan sasuke ditemani pakkun, naruto, dan sakura. Dia lalu menjadi umpan untuk menghambat ninjaoto yang mengejar mereka. Dia mengikat semuanya kecuali satu orang yang bersembunyi di pohon. Ketika shikamaru akan dibunuh, Asuma datang menyelamatkan nyawanya dan membunuh semua musuh dalam sekejap.
Pengejaran Sasuke
Setelah keributan selesai, sebagai chuunin yang baru dia diangkat menjadi ketua tim untuk memburu rombongan sasuke yang menuju persembunyian orochimaru. Dia lalu mencari anggota tim lainnya yang kesemuanya genin. Dia lalu mendapatkan Choji, Kiba, Naruto, dan Neji. Setelah itu mereka berkumpul dan mendapat pembekalan singkat dari Shikamaru. lagi-lagi shikamaru menunjukkan kecerdasannya dengan mengatur strategi dari anggota tim yang didapat secara acak. Tim Shikamaru lalu berangkat mengejar rombongan desa Oto.Setelah melalui berbagai hal, Shikamaru lalu melawan salah satu ninja Oto tersebut, yaitu Tayuya. Gadis ini berkemampuan memberi ilusi genjutsu pada siapa saja yang mendengar suara sulingnya. Shikamaru memulai serangannya ke Tayuya, tetapi Tayuya mengeluarkan 3 kuchiyose yang memakan arwah. Shikamaru berhasil mengatasinya dengan menggunakan flashbang dan memanjangkan bayangannya hingga mencapai ketiga kuchiyose tersebut. Tetapi tayuya lalu memanggil kembali ketiga kuchiyose tersebut. shikamaru belum kehabisan akal, dia lalu memancing Tayuya mendekat dan menjebaknya dengan kagemane, kageshibari no jutsu. Mereka berdua berusaha keras, tetapi akhirnya shikamaru kehabisan chakra dan ketika akan dibunuh, Temari datang menolong. Tayuya lalu melarikan diri, tetapi Temari membunuhnya dengan kuchiyose miliknya.
Setelah misi selesai, dia lalu menyesali dirinya sendiri karena teman-temannya terluka. Walaupun kemampuannya sebagai ketua tim tidak lagi diragukan, dia tetap bersikeras dirinya tidak pantas menjadi chuunin. Tetapi tsunade mengatakan padanya biarpun misi gagal, dia sudah membawa kembali rekan-rekannya dengan selamat, dan itu yang terpenting. Shikamaru menangis dan berjanji akan menjadi ketua yang lebih baik lain waktu.
Naruto Shippuden
Konfrontasi Akatsuki
Setelah Hidan dan Kakuzu menyusup ke Konoha dan membunuh salah satu petinggi kuil disana, Tsunade lalu membentuk Niju Shoutai (二十小隊)atau duabelas pasukan untuk melindungi desa. Shikamaru, Izumo, Kotetsu dan Asuma ditugasi mencari dan menangkap atau bila perlu membunuh dua Akatsuki yang sudah mengacau di Konoha. Mereka berhasil menemukan kedua orang itu dan mulai menyerangnya. Shikamaru berhasil menjebak hidan dalam kagemane no jutsunya dan memaksanya keluar dari lingkaran gaib. Kepala hidan lalu dipotong, tetapi secara mengejutkan dia masih bertahan hidup bahkan Hidan masih dapat berteriak-teriak pada Kakuzu. Ketika anggota tim Asuma sedang terkaget-kaget, Hidan memulai "ritual" kembali. Ia menusuk dirinya sendiri dan mengakibatkan Asuma luka parah. Choji, Ino dan lainnya datang dan menolong tim Asuma. Kedua anggota Akatsuki itu pun mundur. Sayangnya, nyawa Asuma sudah tidak tertolong. Lalu Shikamaru menyalakan rokok terakhir untuk Asuma dan dirinya.Pembalasan Shikamaru
Setelah konfrontasi Akatsuki, Shikamaru, Choji, dan Ino membalaskan kematiaan Asuma. Tsunade melarang mereka dengan alasan Tim Shikamaru tidak memiliki pemimpin. Namun kemudian Kakashi muncul dan menawarkan diri sebagai pemimpin. Mereka berempat berangkat untuk mengejar Kakuzu dan Hidan. Kakuzu dan Hidan berhasil ditemukan dengan bantuan Ninpou Shintensin no Jutsu milik Ino. Pertarungan antara mereka pun tidak terelakkan. Di tengah pertarungan Shikamaru menyadari bahwa kedua lawan mereka memiliki kemampuan unik. Kakuzu memiliki 5 Jantung yang membuatnya mampu bertahan hidup sampai 106 tahun. Team Shikamaru yang sempat kewalahan menghadapi lawan-lawan yang tidak bisa mati. Tiba-tiba Yamato, Sai dan Naruto yang baru saja menyelesaikan jurus barunya datang memberi bantuan. Akhirnya Kakuzu dan Hidan bisa ditaklukkan. Shikamaru memotong kepala Hidan dengan jurus pengikat bayangannya dan menguburnya hidup - hidup. Sedangkan Kakuzu berhasil ditaklukkan oleh Team Kakashi. Naruto mencederainya dengan Futon Rasen Shuriken (Elemen Angin : Rasen Shuriken) dan Kakashi mengakhirinya dengan Raikiri.n
Seting Billing Explorer
Sesudah billing explorer ini berjalan dan teregitrasi..hehehe, akhirnya kesulitan dalam hal pake dan seting lebih lanjutnya, cari di google pun dengan keyword
password data base billing explorer
password default billing explorer
edit report klien
login admin di klien
sangat kesulitan dan terbilang gak nyambung antara deskripsi artikel dan judul postingnya, berangkat dari situlah akhirnya saya share cara seting Billing Explorer Deskpro6 2007.
Disini saya berbagi trik cara seting billing exprorer tidak terlalu detail, cukup pada bagian-bagian vitalnya saja, simak dibawah ini :
- Begini kira-kira tampilan utama Billing Explorer Deskpro6

From Billing Explorer
- Untuk seting informasi warnet, harga sewa, daftar operator, paket, member, pengaturan login admin server, admin klien, password database, exit billing klien, exit billing server, ada disitu.
Password default Seting Konfigurasi adalah 008
From Billing Explorer
- Tab General Setup konfigurasi Billing Explorer berisi nama warnet, operator (otomatis terindeks jika list operator sudah dibuat), IP address billing server (otomatis terindeks), port klien (default 1500, perhatikan jika seting pada klien),
- Cara melihat laporan klien yang sudah main

From Billing Explorer 
From Billing Explorer
- Cara edit report billing exprorer, ini biasanya diperlukan jika misal ada klien yang salah ngambil paket dan pindah lagi ke personal, kalau tidak dihapus entar bisa salah paham sama owner :p. tapi untuk bisa menghapus/edit report billing explorer harus tau password data base, password default adalah 008
Kotak dialog keamanan akses ke database
From Billing Explorer
Data base untuk login klien terbuka jika password benar dan bisa menghapus atau edit history login klien
From Billing Explorer 
From Billing Explorer
- Cukup untuk gambaran umumnya tentang hal yang vital pada billing server billing explorer deskpro6 2007, maka dari itu silahkan rubah password pada defaultnya.
password default setingan billing explorer adalah 008
Rekomendai saya jika anda administrator warnet, cukup rubah password default pada :
admin login klien
admin exit klien
setup konfigurasi
database
yang lainnya biarkan saja berpassword standar
Hal utama yang harus diperhatikan pada setingan pada billing klien
- Saat pertama kali billing klien billing explorer akan dijalankan (sesudah install) maka jalankan terlebih dahulu billing server explorer di operator.
- Pilih Tombol Admin untuk seting awal

From Billing Explorer
- Masukan password admin billing klien, defaultnya 008 tapi jika sudah diganti di billing server ya sisamakan

From Billing Explorer
- Pilih tombol Seting, lihat posisi mouse pada gambar

From Billing Explorer
- Perhatikan gambar dibawah ini
IP 192.168.1.2 - adalah IP pc operator
Nomor Client - di isi dan disesuaikan dengan letak real pc klien
Port Address - tidak di rubah, itu nilai 1500 default port-nya
Nama file - letak sumber gambar yang menjadi backround billing klien
Posisi kiri dan kanan - Untuk memposisikan letak gambar background
Untuk mengaplikannya tekan Save lalu View atau Close
From Billing Explorer
Cara login admin di klien pada billing explorer
- Seperti diatas hanya yang berbeda pada Tombol Masuknya saja yaitu pilih Exit Client and Password, harap perhatikan jika sudah merubah password exit billing klien di setingan billing server.

From Billing Explorer 
From Billing Explorer
- Perhatikan gambar dibawah cukup yang ditandai anak panah kolom password yang diisi lalu tekan Exit Client, sesuaikan password jika sudah dirubah pada billing server atau coba 008, karena setingan pada password terakhir ini belum ketemu letaknya dimana pada billing server...hehe, jika sudah ketemu oleh kalian bisa di share disini.
lagu
1. jalan ketenangan
2. heart sutra mantra
3. Buddhist Chant - Heart Sutra (Mandarin) by Imee Ooi
4. Buddhist song
5. Tibetan Buddhist Meditation Music Relaxation
6. Yanni Meditational Music
7. Lin Feng Ting Mu Chan-pipa,erhu,dizi
8. Deep Night Rain-Chinese Classical Music
Langganan:
Komentar (Atom)

